Kamis, 15 Desember 2011

Ternak Milik Halimah

Ilustrasi Ternah Milik Halimah
Mencintai Rasulullah SAW ~ Ibu-ibu lain yang sudah memutuskan untuk tidak menyusui Muhammad merasa binggung. Ketika melihat ternak milik Halimah yang gemuk-gemuk, mereka berteriak kepada gembala-gembala mereka, "Pergi dan lihat bagaimana gembala Halimah memberikan makan ternak mereka." Ternak milik Halimah sangat gemuk sampai-sampai kesulitan untuk berjalan, dan air susu hewan-hewan itu pun menetes-netes.

Para gembala itu juga bingung. Ternak mereka makan di tempat yang sama, tapi tidak kenyang. Para ibu itu lalu menemui Halimah dan bertanya bagaimana hal itu bisa terjadi. Halimah menjawab pertanyaan yang selalu diajukan kepadanya, "Sungguh ini bukan masalah memberi makan hewan-hewan itu. Ini adalah berkah Tuhan. Semua berawal ketika kami kembali dari Mekkah." Para ibu itu tidak bisa memahami penjelasan Halimah. Mereka lalu pergi dengan wajah sama bingungnya seperti ketika mereka datang.

Bagaimana sebenarnya kehidupan Halimah? Lihat kisah sebelumnya di Rumah Halimah.

Mencintai Rasulullah SAW Reviewed by Devi Fira Nosa Rating: 75 out of 100 based on 15 reviews.

Rabu, 14 Desember 2011

Rumah Halimah

Rumah Halimah
Ilustrasi Rumah Halimah
Mencintai Rasulullah SAW ~ Akhir-akhir ini awan hujan tak datang ke Lembah Badui. Hujan sudah lama tidak turun, Karena hujan berarti kehidupan, semua orang pun melihat ke langit, berharap hujan akan turun. Kehidupan semua binatang bergantung pada air. Tanpa hujan, hewan-hewan menjadi kelaparan, lemah dan tidak menghasilkan susu. Manusia juga memerlukan hujan untuk bisa makan daging dan minum susu. Hanya itu yang mereka punya; dan tanpa hujan, mereka tidak mendapatkan apa-apa. Anak-anak kelaparan; wajah mereka pucat seperti tepung. Kehidupan akan sangat menyenangkan seandainya hujan turun. Kalau saja semua orang mendapatkan air, mereka akan kembali gembira. Hari-hari berlalu dengan harapan itu.


Mencintai Rasulullah SAW Reviewed by Devi Fira Nosa Rating: 75 out of 100 based on 15 reviews.

Senin, 26 September 2011

Bayi Pembawa Keberuntungan

Bayi Pembawa KeberuntunganMencintai Rasulullah ~ Bayi Muhammad yang rupawan kemudian meninggalkan Mekkah. Sang ibu susu dan suaminya menyelimuti bayi itu dan beranjak pulang. Mereka bertanya-tanya akan seperti apakah perjalanan mereka nanti. Perjalanan itu panjang, keledai mereka lemah, dan unta mereka tidak mengeluarkan susu. Dengan semua itu memenuhi pikiran, mereka pun berangkat. Tak lama kemudian mereka beristirahat.


Mencintai Rasulullah SAW Reviewed by Devi Fira Nosa Rating: 75 out of 100 based on 15 reviews.